Pencegahan Infeksi

Juni 29, 2007

Tindakan-tindakan pencegahan infeksi dalam pelayanan asuhan kesehatan :
1. Meminimalkan infeksi yang disebabkan mikroorganisme (bakteri, virus, jamur).
2. Menurunkan resiko penularan penyakit yang mengancam jiwa (hepatitis dan
    HIV/AIDS).

Penolong persalinan dapat terpapar hepatitis dan HIV di tempat kerjanya melalui :
1. Percikan darah atau cairan tubuh pada mata, hidung, mulut atau melalui
    diskontinuitas permukaan kulit (luka atau lecet kecil).
2. Luka tusuk akibat jarum yang terkontaminasi atau peralatan tajam lainnya, baik
    saat prosedur dilakukan atau saat memproses peralatan.

Defenisi tindakan-tindakan dalam pencegahan infeksi :
1. Asepsis atau teknik aseptik
    Asepsis atau teknik aseptik adalah semua usaha yang dilakukan dalam
    mencegah masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh yang mungkin akan
    menyebabkan infeksi. Caranya adalah menghilangkan dan/atau menurunkan
    jumlah mikroorganisme pada kulit, jaringan dan benda-benda mati hingga
    tingkat aman.
2. Antisepsis
    Antisepsis adalah usaha mencegah infeksi dengan cara membunuh atau
    menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada kulit atau jaringan tubuh
    lainnya.
3. Dekontaminasi
    Dekontaminasi adalah tindakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa
    petugas kesehatan dapat menangani secara aman benda-benda (peralatan
    medis, sarung tangan, meja pemeriksaan) yang terkontaminasi darah dan cairan
    tubuh. Cara memastikannya adalah segera melakukan dekontaminasi terhadap
    benda-benda tersebut setelah terpapar/terkontaminasi darah atau cairan tubuh.
4. Mencuci dan membilas
    Mencuci dan membilas adalah tindakan-tindakan yang dilakukan untuk
    menghilangkan semua darah, cairan tubuh atau benda asing (debu, kotoran)
    dari kulit atau instrumen.
5. Disinfeksi
    Disinfeksi adalah tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan hampir semua
    mikroorganisme penyebab penyakit pada benda-benda mati atau instrumen.
6. Disinfeksi tingkat tinggi (DTT)
    Disinfeksi tingkat tinggi (DTT) adalah tindakan yang dilakukan untuk
    menghilangkan semua mikroorganisme kecuali endospora bakteri, dengan cara
    merebus atau cara kimiawi.
7. Sterilisasi
    Sterilisasi adalah tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan semua
    mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, parasit), termasuk endospora bakteri
    pada benda-benda mati atau instrumen.

Prinsip-prinsip pencegahan infeksi yang efektif berdasarkan :
1. Setiap orang (ibu, bayi baru lahir, penolong persalinan) harus dianggap dapat
    menularkan penyakit karena infeksi yang terjadi bersifat asimptomatik (tanpa
    gejala).
2. Setiap orang harus dianggap beresiko terkena infeksi.
3. Permukaan tempat pemeriksaan, peralatan dan benda-benda lain yang akan dan
    telah bersentuhan dengan kulit tak utuh, selaput mukosa, atau darah harus
    dianggap terkontaminasi sehingga setelah selesai digunakan harus dilakukan
    proses pencegahan infeksi secara benar.
4. Jika tidak diketahui apakah permukaan, peralatan atau benda lainnya telah
    diproses dengan benar, harus dianggap telah terkontaminasi.
5. Resiko infeksi tidak bisa dihilangkan secara total tetapi dapat dikurangi hingga
    sekecil mungkin dengan menerapkan tindakan-tindakan pencegahan infeksi
    yang benar dan konsisten.

Tindakan-tindakan pencegahan infeksi meliputi :
1. Cuci tangan
2. Memakai sarung tangan
3. Memakai perlengkapan pelindung
4. Menggunakan asepsis atau teknik aseptik
5. Memproses alat bekas pakai
6. Menangani peralatan tajam dengan aman
7. Menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan serta pembuangan sampah secara
    benar.

Persalinan dan kelahiran bayi bisa terjadi di luar institusi, baik di rumah, klinik bersalin swasta, polindes, atau puskesmas. Jika proses ini berlangsung di rumah, hati-hati agar benda-benda yang terkontaminasi tidak menyentuh daerah yang telah dibersihkan dan disiapkan untuk suatu prosedur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: